Updates

  • Tuesday, 5 January 2010
    Katerisasi
    Post is empty.

    Baca Selengkapnya >

  • Sunday, 27 December 2009
    Diagnosi 'Noninvasif' Lebih Ekektif Untuk Terapi Jantung
    Tindakan penanganan dengan teknik diagnosis noninvasif lebih efektif dan selaras dengan semakin canggihnya perkembangan terapi jantung, kata Dr Muhammad Munawar SpJP(K) dari Departemen Kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. "Kalau teknik diagnosis yang dilakukan pada tahun 80-an lebih banyak bersifat invasif yang memasukkan alat ke dalam tubuh manusia melalui pembuluh darah atau katerisasi jantung, maka diagnosis sekarang lebih bersifat noninvasif," katanya di Jakarta, baru-baru ini. Munawar menuturkan, diagnosis noninvasif bisa mengurangi risiko tindakan, lebih aman, dan lebih akurat dalam menegakkan ketepatan diagnosis. Hal tersebut, ujar dia, dapat dilakukan karena semakin berkembangnya teknik ultrasonografi (USG), "computed tomography", dan "magnetic resonance imaging" (MRI) yang menjadikan pencitraan...

    Baca Selengkapnya >

  • Friday, 25 December 2009
    Perkembangan Kedokteran Kardiologi di Indonesia

    Dalam 50 tahun terakhir, perkembangan Ilmu kardiologi terutama ilmu kardiologi Invasif, pacu jantung dan elektrofisiologi sungguh sangat pesat. Prosedur invasif di bidang kardiologi yang mulanya hanya digunakan untuk kepentingan riset menunjang konsep patofisiologi, tetapi pada akhirnya berkembang untuk tindakan diagnostik dan terapetik. Tindakan diagnostik (angiografi koroner) dan terapetik di bidang koroner (intervensi koroner perkutan, Percutaneos Coronary Intervention, PCI), saat ini merupakan tindakan baku untuk tatalaksana penyakit jantung koroner . Beberapa faktor yang mempengaruhi percepatan jumlah tindakan adalah prevalensi penyakit jantung yang tingi di negara maju, kelompok umur tua yang makin banyak, bertambahnya insidens diabetes melitus, obesitas dan teknik tindakan...

    Baca Selengkapnya >

  • Friday, 25 December 2009
    Teknologi Informasi dalam Pelayanan di Rumah Sakit

    Era globalisasi dan era informasi yang akhir-akhir ini mulai masuk ke Indonesia telah membuat tuntutan-tuntutan baru di segala sektor. Tidak terkecuali dalam sektor pelayanan kesehatan. Era globalisasi dan informasi seakan telah membuat standar baru yang harus dipenuhi oleh seluruh pemain di sektor ini.

    Hal tersebut telah membuat dunia keperawatan di Indonesia menjadi tertantang untuk terus mengembangkan kualitas pelayanan keperawatan yang berbasis teknologi informasi. Namun, memang kita tidak bisa menutup mata akan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh keperawatan di Indonesia. Di antaranya adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai bidang keperawatan dan teknologi informasi secara terpadu, masih minimnya infrastruktur untuk menerapkan...

    Baca Selengkapnya >

  • Thursday, 17 December 2009
    Iklan
    Detail pemasangan...

    Baca Selengkapnya >

  • Monday, 31 August 2009
    Hostel (Hospital Hotel)
    Servis Hostel kami dikelola oleh staff yang berpengalaman dalam hospitality industry yang di dukung dengan fasilitas modern yang mengedepankan kenyamanan. Yang berarti anda dapat mengharapkan perawatan individu dan servis di dalam sebuah environment yang relaxing dan nyaman selama visit anda di Rumah Sakit Jantung Binawaluya.

    Baca Selengkapnya >

  • Monday, 31 August 2009
    MSCT-Scan 64 Slices

    Dalam usaha memenuhi permintaan masyarakat akan layanan kesehatan bermutu dengan fasilitas dan teknologi kesehatan terkini,. Rumah Sakit Jantung Binawaluya telah melengkapi unit Radiologi dengan Multi Slices Computer Tomography Scan 64 Slices (MSCT-Scan 64 Slices) dari produk Phillips.Teknologi modern dari peralatan ini memungkinkan pemeriksaan bagian dalam tubuh dalam bentuk potongan-potongan gambar yang memungkinkan dokter melakukan diagnosa penyakit secara lebih akurat. Kelainan-kelainan pada organ tubuh dapat dideteksi secara dini dan lebih nyaman sehingga penanganan pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan lebih baik pula. Beberapa tindakan pemeriksaan memungkinkan pasien dan keluarganya melihat organ tubuh tertentu tanpa melakukan operasi.

    Baca Selengkapnya >

  • Monday, 31 August 2009
    Bedah Jantung
    Bedah jantung merupakan suatu prosedur medis yang dilakukan untuk menangani berbagai masalah jantung. Prosedur ini sering mencakup angioplasti koroner perkutan, revaskularisasi arteri koroner dan perbaikan penggantian katup jantung yang rusak. Dengan bedah jantung pasien dengan penyakit jantung dan komplikasi yang menyertainya dapat dibantu untuk mencapai penyembuhan. Dengan prosedur diagnostik yang ditangani oleh ahli-ahli yang profesional dan berpengalaman serta alat-alat dengan standar internasional, menghasilkan tingkat keberhasilan bedah yang tinggi. diagnostik awal yang lebih akurat, berpengaruh pada penanganan yang baik pula dan dapat mencegah kesalahan yang mungkin...

    Baca Selengkapnya >

  • Monday, 31 August 2009
    Kateterisasi/ Angiografi Koroner Pada R.S Jantung Binawaluya

    Saat ini Binawaluya memiliki 1 unit Alat Katerisasi buatan Phillips. Adapun Kateterisasi adalah tindakan medis memasukkan kateter (berupa selang kecil, panjang dan elastis) melalui pembuluh darah kedalam jantung. Tindakan ini bertujuan untuk mendiagnosis penyakit jantung dengan cara mengukur tekanan didalam jantung dan pembuluh darah, memgukur kodar oksigen didalam jantung dan pembuluh dara, dan melihat struktur anatiomis jantung. Kateterisasi yang biasa dikenal ,masyarakat yakni Angiografi Koroner, yaitu melihat anatomis pembuluh darah koroner, dan melihat adanya penyempitan atai penyumbatan dalam pembuluh darah jantung

    Baca Selengkapnya >

  • Monday, 31 August 2009
    ICU (Intensive Care Unit)
    Intensive Care Unit (ICU) adalah suatu tempat atau unit tersendiri di dalam rumah sakit, memiliki staf khusus, peralatan khusus ditujukan untuk menanggulangi pasien gawat karena penyakit, trauma atau komplikasi-komplikasi.
    Staf khusus tersebut adalah dokter, perawat terlatih atau berpengalaman dalam "intensive Care (perawatan/terapi intensif)" yang mampu memberikan pelayanan 24 jam; dokter ahli atau berpengalaman (intensivis) sebagai kepala ICU; tenaga ahli laboratorium diagnostik; tekhnisi alat-alat pemantauan, alat untuk menopang fungsi vital dan alat untuk prosedur diagnostik.
    Pada Rumah Sakit Jantung Binawaluya, Ruangan ICU dimiliki pada kedua bangunan dimana untuk gedung lama memiliki 4 tempat tidur dan pada gedung...

    Baca Selengkapnya >

Polling

Bagaimana Pelayanan Rumah Sakit Jantung Binawaluya menurut Anda ?

Baik
Sedang
Kurang