Transplantasi Jantung Mati

Transplantasi Jantung Mati

Begini Cara Dokter di Australia Hidupkan Lagi Jantung yang Telah Mati

Ajeng Annastasia Kinanti -detikHealth 

Senin,27/10/2014 09:00 WIB


'Heart In a Box' (Foto: Victor Chang Institute/BBC)

Sydney, Jika biasanya untuk operasi transplantasi jantung dibutuhkan donor yang 'hidup', maka baru-baru ini para ahli bedah di Australia mengklaim telah melakukan transplantasi jantung pertama menggunakan organ yang sudah 'mati'. Kok bisa?

Ya, sebuah tim di Rumah Sakit St Vincent, Sydney,  mengemukakan bahwa pihaknya telah berhasil menghidupkan kembali dan kemudian mentransplantasikan jantung yang telah berhenti berdetak hingga 20 menit lamanya. Padahal jantung adalah satu-satunya organ yang tidak digunakan setelah berhenti berdetak. 

Untuk proses transplantasi, organ ini biasanya diambil ketika masih berdetak dari donor yang sudah mengalami kematian otak, lalu disimpan dalam suhu dingin selama sekitar empat jam, baru setelah itu akan ditransplantasikan kepada pasien. Teknik baru yang digunakan di Sydney ini dilakukan dengan mengambil jantung yang telah berhenti berdetak, kemudian menghidupkannya kembali dalam mesin dikenal sebagai 'heart in a box' atau 'jantung dalam sebuah kotak'.

Dengan metode 'heart in a box' ini, jantung yang telah berhenti berdetak tersebut dijaga agar suhunya tetap hangat. Setelah itu detaknya pun dipulihkan dan digunakan cairan tertentu untuk meregenerasi sel-sel otot jantung guna mengurangi kerusakan.

"Ini adalah perkembangan yang signifikan yang diharapkan akan meningkatkan jumlah donor hati yang tersedia untuk transplantasi di masa depan."

"Ini adalah kemajuan yang luar biasa dalam metode transplantasi jantung. Dengan begini diharapkan jumlah donor untuk transplantasi bisa meningkat di kemudian hari," ungkap Maureen Talbot, perawat jantung senior di British Heart Foundation, seperti dikutip dari Web MD, dan ditulis pada Senin (27/10/2014).

Tim dokter dari St Vincent's Hospital di Sydney berhasil menggunakan jantung mati yang telah 'dihidupkan' lagi dengan cairan khusus tadi untuk menyembuhkan tiga orang pasien. Pasien tersebut antara lain Michelle Gribilas (57), Jan Damen (44) dan seorang pasien lagi yang masih dalam proses pemulihan.

Sumber :health.detik.com

Polling

Bagaimana Pelayanan Rumah Sakit Jantung Binawaluya menurut Anda ?

Baik
Sedang
Kurang